Java Mountains III: Bali-Rinjani – The Preparation

Altogather 10 9 people already bought the ticket to Bali & will go to Rinjani. They are, myself, Arey (the leader), Remi (the assistant to leader), dR Ali, Jasni, Big aka Rejim aka Kavalera (nama banyak….macam popular jer), Nizam, Marjan (sedang dilamun asmara), Abahko & Pahat.

Arey requested the following information for him to request permit to go up Rinjani.

  1. Full name
  2. Age
  3. Passport no
  4. Name & contact in case of emergency

So some already gave it to me. For others please do so immediately, or else you just wait for us in Lombok! :D

The itinerary is still not available as I am still waiting Arey to provide me that. But with Arey around I am not worry.

Am I ready? Apart from my knee….the rest is OK. Guys, we should prepare as if there won’t be any porter to help us. And recent experience with AirAsia, don’t bring more than 12 kg. Their machine there is different somehow. And they even charge if your luggage is 100gm more!!

Just want to add….please consider this expedition is the toughest of all. Much more tougher than Merapi or Lawu……..combined. So get the mental ready……the physical definitely. Sitting idle without training will surely cause us to slow down the entire group. This time…we must travel as light as possible. Photography vs. trekking should be 40:60% ratio…..not the other way round.

Please refer to earlier post…..

19 Comments

  1. shimla March 30, 2009 at 4:10 pm #

    nice one

  2. hasmanizam March 31, 2009 at 4:46 pm #

    So bila geng Kuantan nak praktis naik Panorama ni? :)

  3. Jamal Rahman March 31, 2009 at 5:43 pm #

    Hujung minggu ni kalau tak hujan……amacam? Kalau boleh naik dgn lutut longgar ni…..kira Rinjani ada harapan lah.

  4. remi March 31, 2009 at 7:38 pm #

    cuma jangan bahayakan diri doc…nanti kitorang set tengah bulan 5 atau awal bulan 6 training kat nuang…mao?

  5. Jamal Rahman March 31, 2009 at 9:34 pm #

    gua sibuk lah bulan 5 remi…ali pulak ke cina mei ni….jomlah datang panorama. nanti kita org gi tabur lak dgn korang.

  6. Arey April 7, 2009 at 10:41 am #

    haah nanti kita kene buat training kot sebagai persiapan ke sana.ape yang kene ada,kene bawa,fizikal dan mental ga perlu kita test…before ke sane….

  7. Jamal Rahman April 7, 2009 at 10:57 am #

    Arey…datang Kuantan lah…kita boleh naik Panorama…. :D

  8. remi May 4, 2009 at 1:29 pm #

    berita terkini lagi hebat:
    —————————–

    Hari sabtu 2 mei 2009, sekitar pukul 14.00 wita Gunung BaruJari (Gunung Baru Jadi) ataw anak Gunung Rinjani mengalami peningkatan aktivitas, pada hari pertama keluar asap putih dan coktal tebal dari kaldera gunung baru jari. Dan pada hari ini asap yang keluar semakin menebal dan berwarna hitam.
    Dengan segera petugas TN. Gunung Rinjani mengevakuasi seluruh pendaki yang melakukan pendakian untuk segera turun dan menutup jalur pendakian untk sementara waktu sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan. Saat ini Kawasan TN. Gunung Rinjani dinyatakan “WASPADA”

    Di himbau untuk temen-teman yang ingin melakukan pendakian untuk sementara DITUNDA.

    Teman-teman yang ingin mengetahui kabar terbaru mengenai aktivitas gnung rinjani bisa menghubngi mas Supri ataw yang lebih dikenal dengan panggilan mas Ragil, beliau adalah salah satu staff TN.Gunung Rinjani yang berposisi di pos Sembalun. Nomor yang bisa di hubungi 081 8057 25754

    regrad

    nitta

  9. Jamal Rahman May 4, 2009 at 4:14 pm #

    Haiyaa…..so? Kita gi n*** beach ajelah??

  10. remi May 4, 2009 at 7:53 pm #

    haiya…what to do lor…makan roti lorrrr

  11. remi May 6, 2009 at 12:35 pm #

    dari antara news:
    ———————-
    Mataram (ANTARA News) – Danau Segara Anak di kawasan Gunung Rinjani mulai tercemar abu letusan Gunung Barujari sehingga warna airnya berubah.

    Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), M. Arief Tongkagie, mengungkapkan hal itu kepada wartawan di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Senin.

    Danau Segara Anak berada pada ketinggian 2.010 meter dari total ketinggian Gunung Rinjani (3.726 meter dari permukaan laut/dpl), sedangkan Gunung Barujari yang meletus merupakan anak Gunung Rinjani.

    “Petugas TNGR di lapangan melaporkan warna Danau Segara Anak yang dulunya hijau kini agak gelap yang diduga akibat tercemar abu letusan Gunung Barujari,” ujarnya.

    Menurut dia, kondisi itu menunjukkan kawasan di sekitar Gunung Barujari yang terdeteksi sebagai pusat letusan, seperti Danau Segara Anak dan Pelawangan, sudah terkena abu dan material letusan lainnya.

    Hal itu berarti para pendaki Gunung Rinjani tidak diperbolehkan berada di kawasan itu, dan yang sudah terlanjur mendaki diharuskan keluar dari kawasan pendakian tersebut.

    Sejak 2 Mei lalu, para petugas TNGR terus berupaya menganjurkan para pendaki Gunung Rinjani agar segera meninggalkan kawasan karena dikhawatirkan terkena gas beracun yang disemburkan dari letusan gunung tersebut.

    “Kami harus pastikan bahwa tidak boleh ada pengunjung TNGR yang mendaki, sedangkan 12 wisatawan yang sudah terlanjur mendaki diminta segera turun,” ujarnya.

    Tongkagie mengatakan, pihaknya sudah menutup sementara pendakian Gunung Rinjani karena adanya letusan anak Gunung Rinjani itu, namun masih saja ada pengunjung yang mau melakukan pendakian.

    “Kami terpaksa menghalau tiga wisatawan dari Eropa dan dua wisatawan domestik dari Jakarta yang bersikeras hendak mendaki pada Senin (4/5) pagi.

    Ia mengatakan, mereka dilarang mendaki tetapi tetap “ngotot” dengan alasan tidak apa-apa. Mereka kemudian dapat memaklumi kebijakan penghentian sementara aktivitas pendakian setelah dijelaskan berkali-kali.

    Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana di Bandung menyatakan status Gunung Barujari dinaikkan dari normal level I menjadi waspada level II terhitung sejak 2 Mei pukul 16.30 Wita, sehingga aktivitas pendakian dihentikan sementara.

    Gunung Rinjani merupakan gunung berapi aktif tipe A, terdapat dua kerucut di bagian timur danau atau kaldera Rinjani (Danau Segara Anak), masing-masing Gunung Barujari atau Gunung Tenga yang tingginya mencapai 2.376 meter dpl dan Gunung Mas atau Gunung Rombongan yang tingginya 2.110 meter dpl.
    (*)

  12. Jamal Rahman May 9, 2009 at 6:23 pm #

    I am still hoping we can clinb this mountain…..

  13. remi May 11, 2009 at 2:14 pm #

    Info terbaru RINJANI

    Pendakian Rinjani akan dibuka lagi pada hari Selasa 12 Mei 2009
    Namun Pendakian dibuka hanya melewati “pintu Senaru” dan hanya sampai pelawangan Senaru saja.
    Kemudian disarankan untuk memakai kacamata dan masker.

    Untuk info lebih lanjut bisa menghubungi mas ragil di 081 805 725 754

    Regrad

    Nitta

  14. remi May 11, 2009 at 2:15 pm #

    Mendaki Rinjani tidak hanya lewat senaru n sembalun
    Jalur Timbenuh dilalui lewat desa Pringgasela LOmbok Timur. Jalur ini tepat berada di balik gunung baru jari yang sedang meleduk sekarang ini. Jalur ini cukup terjal sehingga ga banyak yang mencoba jalur ini, jalur ini banyak dilalui oleh para pemancing yang ingin memancing di danau segara anak. Jalur air juga agak sulit ditemukan.

    Sedangkan jalur Benang Setokel juga masih jarang di lalui jalur ini melalui daehar lombok tengah, di mana di benang setokel ini terdapat air terjun yang cukup indah. ada yang ingin mencoba???

    Tapi dicoba setelah aktivitas Gunung Baru Jari menurun ya…………

    Regrad

    Nitta

  15. Jamal Rahman May 11, 2009 at 7:24 pm #

    Janji boleh panjat!

    p/s Tak faham pasal trek lain tu

  16. Abah May 15, 2009 at 8:24 am #

    Lambat lagi…ada sebulan 1/2..
    Harap2 Ok nanti time tu.. rugi pegi tak panjat :D

  17. Jamal Rahman May 15, 2009 at 5:23 pm #

    Betul…betul…tak best lah kalau tak panjat….

  18. remi May 16, 2009 at 1:48 pm #

    hahaha..meme rugi la kalu demo dok panjat. insyaAllah selamat…tapi training aaa…jgn tak training. paie bagi warning…rinjani itu umpama 5 x lebih susah dari nuang.

    so bila nak training kat nuang?

  19. Jamal Rahman May 19, 2009 at 10:36 pm #

    Asyik2 ajak training kat KL….moh la wei ke Kuantan pulak. Kami nak trekking Air Terjun Pelangi Sabtu ni….

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*